
Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Kompetensi dan Manajemen Talenta Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum, secara daring dari Ruang Rapat Kanwil Kemenkum Kalbar, Selasa (27/1).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai pada delapan Unit Kerja Eselon I serta 33 Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh Indonesia. Dari Kalimantan Barat, kegiatan diikuti langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar Jonny Pesta Simamora, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Farida Wahid, serta seluruh jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Kalbar.
Acara diawali dengan laporan Kepala Pusat Penilaian Kompetensi Eva Gantini, dilanjutkan sambutan dan keynote speech Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Swardani yang menegaskan pentingnya manajemen talenta sebagai strategi organisasi untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pengisian jabatan secara terencana. Ia mengajak seluruh pimpinan menjadikan penilaian kompetensi dan manajemen talenta sebagai bagian dari budaya kerja.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi pemaparan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Biro SDM Kementerian Hukum Sunu Tedy Maranto yang menjelaskan arah kebijakan strategis SDM 2026 pascatransformasi organisasi, Asesor SDMA Sutrisno yang memaparkan teknis pelaksanaan penilaian kompetensi, RR. Dewi Sri Handayani yang mengulas instrumen asesmen dan pemanfaatan hasil penilaian, serta Andik Prasetyo yang menjelaskan pemanfaatan hasil asesmen dalam manajemen talenta berbasis meritokrasi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa penilaian kompetensi dan manajemen talenta merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.
“Penilaian kompetensi dan manajemen talenta harus menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Kementerian Hukum. Melalui sistem ini, kami ingin memastikan setiap pegawai ditempatkan sesuai kompetensinya, memiliki jalur karier yang jelas, serta mampu mendukung terwujudnya organisasi yang adaptif dan berintegritas,” ujar Jonny.
Ia menambahkan, Kanwil Kemenkum Kalbar akan segera menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan menyebarluaskan kebijakan penilaian kompetensi tahun 2026, melakukan pemetaan dan verifikasi data pegawai, serta memastikan implementasi manajemen talenta berjalan objektif dan transparan.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan SDM Kementerian Hukum yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. (Humas:Young)
Dokumentasi:


