
Pontianak - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menghadiri Sidang Terbuka Wisuda Sarjana Ke-2 Universitas OSO Pontianak Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas OSO Pontianak. Kehadiran tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Devy Wijayanti bersama jajaran JFU dan Helpdesk Pelayanan Kekayaan Intelektual, Kamis (22/01).
Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Jonny Pesta Simamora sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan sinergi dengan perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas. Momentum wisuda ini juga menjadi wujud kolaborasi strategis dalam perlindungan Kekayaan Intelektual, dengan tercatat sebanyak 45 Hak Cipta milik wisudawan dan wisudawati Universitas OSO Pontianak yang telah didaftarkan dan difasilitasi oleh Kanwil Kemenkum Kalbar pada 20 Januari 2026 sebagai bentuk perlindungan terhadap karya ilmiah civitas akademika.
Sidang Terbuka Wisuda Sarjana Ke-2 Universitas OSO Pontianak berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, pimpinan lembaga vertikal, pimpinan yayasan dan perguruan tinggi, tokoh nasional, serta para tamu undangan dari berbagai kalangan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan besarnya perhatian terhadap peran strategis pendidikan tinggi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kegiatan wisuda menjadi momen penuh kebanggaan bagi para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga. Setelah menempuh proses akademik yang panjang, para lulusan secara resmi menyelesaikan pendidikan sarjana sebagai buah dari kerja keras, ketekunan, dan dukungan berbagai pihak. Suasana haru dan bahagia mewarnai jalannya sidang terbuka sebagai penanda dimulainya perjalanan baru para lulusan dalam mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas OSO Pontianak menyampaikan ucapan selamat kepada 46 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari Program Studi Ilmu Manajemen, Ilmu Kelautan, Kimia, dan Biologi. Rektor juga memaparkan perkembangan Universitas OSO Pontianak sejak berdiri pada tahun 2020, termasuk penambahan program studi sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di Kalimantan Barat.
Universitas OSO Pontianak terus menunjukkan komitmen dalam peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan melalui penguatan kurikulum, peningkatan kualitas dosen, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Selain itu, universitas juga mendorong internasionalisasi pendidikan melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan kehadiran dosen tamu dari mancanegara.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas capaian Universitas OSO Pontianak. “Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan penghargaan terhadap Kekayaan Intelektual. Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, khususnya dalam perlindungan karya ilmiah melalui pendaftaran Hak Cipta,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XI menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari penerapan ilmu pengetahuan di kehidupan nyata. Para lulusan diingatkan untuk menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab moral dalam setiap peran yang dijalani. Senada dengan hal tersebut, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan OSO menekankan pentingnya pendidikan karakter yang berlandaskan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Secara keseluruhan, Sidang Terbuka Wisuda Sarjana Ke-2 Universitas OSO Pontianak Tahun 2026 berlangsung tertib, lancar, dan penuh makna. Kehadiran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat dalam kegiatan ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kalimantan Barat dan Indonesia. Ke depan, kolaborasi akan terus ditingkatkan melalui edukasi, kerja sama, serta sosialisasi dan pendampingan pendaftaran Hak Cipta bagi civitas akademika.














