
Pontianak - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menggelar apel pagi secara virtual. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Jonny Pesta Simamora. Jumat (10/4).
Dalam amanatnya, Kepala Kanwil menyampaikan sejumlah poin strategis, termasuk rencana kunjungan Wakil Menteri Hukum RI dalam rangka pembahasan implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor Kekayaan Intelektual (KI).
Jonny menegaskan bahwa pelayanan KI harus terus dioptimalkan, baik dari sisi aksesibilitas, kecepatan, maupun kualitas layanan kepada masyarakat. Ia mendorong seluruh jajaran untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, serta memastikan proses layanan berjalan transparan dan akuntabel.
Terkait pengelolaan anggaran, dijelaskan bahwa anggaran yang bersumber dari PNBP tidak termasuk dalam alokasi yang mengalami koreksi. Penyesuaian anggaran, apabila ada, hanya berlaku pada komponen yang bersumber dari rupiah murni di tingkat pusat, sehingga tidak berdampak langsung pada Kanwil.
Lebih lanjut, Kepala Kanwil menekankan pentingnya kesiapan menghadapi penilaian menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia meminta jajaran sekretariat untuk segera mengagendakan pertemuan persiapan bersama para penanggung jawab kelompok kerja (pokja). Setiap pokja nantinya akan berperan sebagai penyaji dalam proses evaluasi sebagai bagian dari upaya mengikuti kontestasi menuju predikat tersebut.
Dalam hal inovasi, Kanwil Kemenkum Kalbar saat ini mengandalkan aplikasi Silanox sebagai salah satu unggulan. Seluruh jajaran diminta memastikan aplikasi tersebut dapat berfungsi optimal, mudah diakses, serta mampu mendukung pelayanan, termasuk layanan KI, secara efektif dan efisien.
Selain itu, meskipun diterapkan sistem work from home (WFH) pada hari Jumat, Kanwil tetap menyiagakan petugas piket di kantor guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang datang secara langsung, termasuk dalam pengurusan layanan kekayaan intelektual.
Mengakhiri amanatnya, Kepala Kanwil mengajak seluruh pegawai untuk tetap menjaga kinerja, disiplin, dan produktivitas dalam menjalankan tugas, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Humas).
Dokumentasi:
