Kabar Kantor Wilayah

Indeks Berita Kantor Wilayah Kementerian Hukum

Kanwil Kemenkum Kalbar Hadiri Perayaan Budaya Gawia Sowa Kabupaten Bengkayang ke-185 Tahun 2025

WhatsApp Image 2025 06 03 at 11.27.31

Jagoi Babang— Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat turut ambil bagian dalam perayaan akbar budaya Gawia Sowa ke-185 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh masyarakat Dayak Bidayuh Bijagoi di Kampung Budaya Bung Kupuak, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Selasa (03/06). Tim yang hadir terdiri dari Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda Andy Hermawan Prasetio, Pengelola TI Rezha Fitriono, Pengadministrasi Data Fadly Mulasaputra, dan Penatausahaan Wahyudin Jumazi.

Acara Gawia Sowa merupakan salah satu warisan budaya paling bersejarah dan sakral bagi masyarakat Dayak Bidayuh. Perayaan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga menegaskan keteguhan masyarakat adat dalam menjaga tradisi selama 185 tahun terakhir. Gawia Sowa menggambarkan spiritualitas, hubungan harmonis dengan alam, serta nilai sosial yang kuat di tengah masyarakat Dayak, khususnya sub-suku Bijagoi.

Perayaan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, dan didahului dengan laporan oleh Ketua Panitia, Dedeng. Turut hadir berbagai tokoh penting, antara lain perwakilan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkopimda, Forkopimcab, tokoh adat, serta pimpinan instansi TNI-Polri. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Salah satu momen yang menyambut tamu undangan adalah Ritual Ngilaga, sebuah upacara adat Dayak Bidayuh yang bertujuan membersihkan lingkungan dari gangguan roh jahat dan menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam. Prosesi ini dilanjutkan dengan Tarian Sigal Sinoyan, sebuah tarian penyambutan sarat makna yang menggambarkan rasa syukur, kekuatan, dan keharmonisan hidup masyarakat adat dengan roh leluhur dan semesta.

Para hadirin juga disuguhkan pertunjukan Alat Musik Tradisional Silotuang, alat musik tiup khas Dayak Bidayuh yang terbuat dari bahan alami seperti bambu atau tulang. Alunan suara Silotuang menambah kekhidmatan suasana sekaligus menjadi simbol warisan budaya yang kaya dan unik dari masyarakat Dayak Bijagoi. Penampilan ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang merepresentasikan identitas budaya yang kuat dan lestari.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Dayak Bidayuh Bijagoi yang berhasil mempertahankan warisan budayanya secara konsisten. Beliau menekankan bahwa Gawia Sowa bukan sekadar acara adat, melainkan simbol ketahanan budaya, semangat gotong royong, dan keharmonisan yang menjadi landasan pembangunan karakter masyarakat. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal di tengah tantangan zaman.

Tradisi Sigal Bilamak Mengelilingi Rumah Adat Pangah Bipokat juga mewarnai acara ini. Ritual ini merupakan bentuk penghormatan terhadap rumah adat yang menjadi pusat kehidupan sosial Dayak Bidayuh. Diiringi tarian sakral, masyarakat secara simbolik mengelilingi rumah adat sebagai bentuk penghormatan dan penguatan ikatan komunal.

SMA Negeri 1 Jagoi Babang turut memeriahkan acara lewat pentas seni dan atraksi budaya, menampilkan bakat muda dalam mengekspresikan kekayaan budaya Dayak. Acara ini kemudian ditutup dengan doa makan bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam perayaan tersebut.

Tim Kanwil Kemenkum Kalbar yang hadir tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga menjalankan fungsi penting dalam mengidentifikasi potensi Kekayaan Intelektual yang terkandung dalam perayaan ini. Mereka mencatat berbagai ekspresi budaya seperti Tarian Sigal Sinoyan, alat musik Silotuang, dan ritual adat lainnya sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda yang berpotensi untuk didaftarkan dan dilindungi secara hukum.

Kehadiran Kanwil Kemenkum Kalbar juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya melalui perlindungan hukum atas Kekayaan Intelektual. Melalui inventarisasi dan pencatatan karya budaya, pemerintah berupaya memperkuat posisi budaya lokal di kancah nasional dan internasional, sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai bangsa kreatif yang terlindungi di era digital.

WhatsApp Image 2025 06 03 at 10.07.04WhatsApp Image 2025 06 03 at 10.07.011WhatsApp Image 2025 06 03 at 10.07.03WhatsApp Image 2025 06 03 at 10.07.031WhatsApp Image 2025 06 03 at 09.53.23WhatsApp Image 2025 06 03 at 10.06.58WhatsApp Image 2025 06 03 at 11.27.35WhatsApp Image 2025 06 03 at 11.27.351

logo besar kuning
 
KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM 
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
PikPng.com school icon png 2780725   Jl. K.S. Tubun No. 26, Kel. Akcaya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78121
PikPng.com phone icon png 604605   Pengaduan Langsung ke Kanwil Kemenkum Kalbar +62 82352580955
PikPng.com email png 581646   Email Kehumasan
    humascrew.p2l@gmail.com
PikPng.com email png 581646   Email Pengaduan
    humascrew.p2l@gmail.com

 

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham
logo besar kuning
 
KANWIL KEMENKUM
PROVINSI KALIMANTAN BARAT


Copyright ©Pusat Data dan Teknologi Informasi
Kemenkum RI


      Youtube kemenkumham

  Jl. K.S. Tubun No. 26, Pontianak, Kel. Akcaya
Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78121
  082352580955
   humascrew.p2l@gmail.com