
Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat melalui Divisi Pelayanan Hukum terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang Kekayaan Intelektual (KI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual dan Monitoring Dashboard yang dilaksanakan pada Senin (02/02) di Ruang Layanan Kanwil Kemenkum Kalbar.
Kegiatan layanan diberikan secara langsung kepada masyarakat yang datang ke Kantor Wilayah, serta secara daring melalui media online, sebagai bentuk peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan publik di bidang Kekayaan Intelektual.
Pada pelaksanaan layanan hari ini, Kanwil Kemenkum Kalbar menyerahkan sertifikat Merek “180° Coffee & Eatery” kepada pemilik merek atas nama Tommy Hirono. Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk kepastian dan pelindungan hukum atas merek yang telah terdaftar, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk semakin sadar akan pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual.
Selain layanan konsultasi dan penyerahan sertifikat merek, Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual juga melaksanakan pengecekan Dashboard Monitoring Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) guna memantau perkembangan permohonan KI di wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil monitoring pada tanggal 2 Februari 2026, tercatat terdapat empat permohonan Hak Cipta yang masuk pada sistem Dashboard Monitoring.
Dengan demikian, hingga tanggal 2 Februari 2026, total permohonan Kekayaan Intelektual yang tercatat pada Dashboard Monitoring berjumlah 297 permohonan, yang terdiri dari 47 permohonan Merek, 1 permohonan Paten, 4 permohonan Desain Industri, dan 245 permohonan Hak Cipta. Data tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual.
Melalui layanan konsultasi yang berkelanjutan dan monitoring Dashboard DJKI secara rutin, Kanwil Kemenkum Kalbar berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pelindungan hukum Kekayaan Intelektual, serta mendorong pertumbuhan inovasi dan kreativitas masyarakat di Kalimantan Barat.

