
Pontianak – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi Panti Tuna Netra Ar Rahmah yang terletak di Jalan Seram/Timor No. 16, Pontianak, Kamis (10/07).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, dan diikuti oleh jajaran struktural serta pegawai Kanwil. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bantuan operasional sebagai wujud kepedulian dan bentuk kasih sayang terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak penyandang disabilitas netra yang tinggal dan menimba ilmu di panti tersebut.
Dalam perayaannya, Jonny menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari bentuk syukur dan semangat berbagi dalam menyambut Hari Bhakti Pengayoman yang ke-80. Ia menegaskan, Kementerian Hukum telah hadir sejak awal kemerdekaan Indonesia dan terus berkomitmen untuk melayani masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial seperti ini.
“Adik-adik yang berada di sini adalah bagian dari kita semua, bagian dari keluarga besar Indonesia.Semoga kehadiran kami hari ini dapat memberikan semangat dan manfaat bagi seluruh penghuni panti,” ujarnya.
Panti Tuna Netra Ar Rahmah sendiri didirikan pada tahun 2012 dan dikelola oleh keluarga besar Tuah Rizky sebagai generasi ketiga yang meneruskan amanah keluarga. Awalnya fokus pada pembelajaran membaca dan menghafal Al-Qur'an bagi tunanetra, kini panti ini juga menyediakan pendidikan formal bekerja sama dengan SLB Negeri Asal Rasau Jaya. Terdapat tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA, masing-masing satu kelas, dengan total ruang belajar sebanyak tiga ruangan yang disulap menjadi kelas gabungan.
Tahun ini, sebanyak empat anak lulus SMA dan tiga di antaranya dinyatakan lolos ke perguruan tinggi, yaitu Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Mereka merupakan bukti nyata keberhasilan program pendidikan yang dijalankan di panti tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak kami semakin dikenal karena prestasinya. Beberapa bahkan sudah menjuarai kompetisi MTQ dan mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi untuk infrastruktur bangunan panti,” ujar Tuah Rizky, pengurus panti.
Saat ini terdapat 27 anak yang tinggal di panti, 22 di antaranya aktif mengikuti pendidikan formal. Meski sedang libur sekolah, kegiatan pelatihan tetap berjalan. Bahkan, beberapa waktu lalu, panti ini mendapat kunjungan dari rekan-rekan luar negeri untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak.
Kegiatan bakti sosial dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah dua orang pegawai Kanwil Kemenkum Kalbar yang tengah menjalani masa pemulihan kesehatan. Kunjungan ini dilakukan secara terpisah dalam tiga kelompok kecil, masing-masing dipimpin oleh pejabat struktural dan terdiri dari lima orang, guna menjaga efektivitas dan kenyamanan selama silaturahmi berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Kalbar ingin meneguhkan komitmen untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan dan perhatian.
Dokumentasi:

