
Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menggelar apel pagi secara virtual dalam skema work from anywhere (WFA) yang diikuti seluruh jajaran. Apel dipimpin Kepala Kanwi Kemenkum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, Kamis (26/3).
Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah melakukan pelaporan dan penginputan data, namun menyoroti masih adanya pegawai yang belum menindaklanjuti kewajiban pelaporan. Ia menegaskan bahwa waktu yang tersisa untuk penyelesaian pelaporan tinggal dua hari, sehingga seluruh pegawai diminta segera menyelesaikan proses yang masih tertunda.
Kakanwil juga menyoroti capaian pelaporan LHKPN dan LHKASN di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalimantan Barat yang masih berada pada angka sekitar 80 persen. Ia meminta jajaran terkait untuk segera melakukan koordinasi dan percepatan agar target pelaporan dapat mencapai 100 persen, mengingat beberapa daerah lain telah lebih dahulu menyelesaikan kewajiban tersebut.
Selain itu, progres pembangunan Zona Integritas turut menjadi perhatian. Beberapa komponen seperti manajemen perubahan telah mencapai 100 persen, sementara aspek pengawasan berada di kisaran 87,5 persen. Namun, pada komponen pelayanan publik dan dokumentasi masih menunjukkan capaian yang relatif rendah, sehingga diperlukan kerja sama dan percepatan dari seluruh kelompok kerja (pokja).
“Deadline kita tanggal 30 hingga 31. Jika ada kendala, segera komunikasikan melalui grup untuk dicarikan solusi bersama,” tegasnya.
Di bidang keuangan, Kakanwil menyampaikan bahwa realisasi anggaran perlu terus dioptimalkan, khususnya dalam mengejar target minimal 15 persen pada triwulan pertama. Ia juga mendorong satuan kerja untuk memaksimalkan realisasi belanja agar tidak terjadi ketertinggalan akibat adanya anggaran yang belum dapat direalisasikan.
Lebih lanjut, ia menyinggung laporan pengaduan masyarakat yang tetap berjalan meskipun dalam masa libur. Menurutnya, selain kuantitas laporan, kualitas substansi laporan juga harus menjadi perhatian, terutama yang berkaitan dengan isu-isu strategis di tengah masyarakat.
Menutup arahannya, Kakanwil mengingatkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi sosialisasi pelaporan kinerja dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang akan dilaksanakan pada 1 April mendatang. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap mekanisme penilaian kinerja agar tidak terjadi kesalahan persepsi yang dapat memengaruhi capaian organisasi.
Apel pagi ditutup dengan ajakan untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab. (Humas)
Dokumentasi:


